Showing posts with label Megapolitan. Show all posts
Showing posts with label Megapolitan. Show all posts

Friday, November 11, 2011

RUSA TUTUL DI TAMAN MONAS TERANCAM KEHAUSAN POMPA AIR TAMAN RUSAK Pengunjung Monas Melonjak Harga Tiket Masuk Terjangkau

Rusa Tutul Monas Kehausan Pompa Air Rusak
RUSA TUTUL DI TAMAN MONAS TERANCAM KEHAUSAN POMPA AIR TAMAN RUSAK Pengunjung Monas Melonjak Harga Tiket Masuk Terjangkau. Sebanyak 60 rusa tutul yang ada di kawasan Monumen Nasional kekurangan minum. Kondisi rusa di tempat wisata ikon Jakarta itu memprihatinkan karena pompa air di kandang mereka tidak berfungsi sejak empat bulan terakhir.PC TABLET ASUS TRANSFORMER PRIME (QUAD CORE) PERTAMA DI DUNIA | Harga Spesifikasi Tablet Asus Transformer Prime Terbaru 2012 dan FOTO ACARA LAMARAN ZEE ZEE & PRABU REVOLUSI  11-11-11 | Prabu Membawa Seserahan Berupa Jam Tangan.

Karena pompa air rusak, kolam air di dalam kandang menjadi kering. Karena kondisi ini, tidak jarang pengunjung yang datang diimbau memberikan air kepada rusa-rusa itu. "Saya minta tolong sama pengunjung untuk kasih air karena kasian," kata petugas dari Dinas Pemakaman dan Pertamanan DKI Jakarta bernama Dasuki, Jumat 11 November 2011.

Mengenai kondisi ini, Dasuki sudah melaporkan secara berkala kepada dinas terkait. Tapi hingga kini belum ada respon. Selain kekurangan air minum, sejumlah rusa juga mengalami luka. Dijelaskan Dasuki, setahun terakhir ini perawatan rusa berpindah tangan dari Taman Margasatwa Ragunan (TMR) kepada Suku Dinas Pertanian dan Peternakan Jakarta Pusat.

Saat ditangani Taman Marga Satwan Ragunan, perawatan rusa cukup baik. Kondisi kesehatan rusa dicek secara berkala. Rusa juga diberi makan dengan makanan yang beragam. Mulai dari wortel, kangkung, ubi, kacang, pisang, dan garam untuk ketahanan tubuh rusa.

Tapi saat ini, rusa hanya diberi rumput dua karung setiap hari. Bahkan pada hari Sabtu dan Minggu petugas pengantar rumput tidak datang. Karena itu, Pemprov DKI diharapkan memberikan memperhatian kepada rusa tutul.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Pertanian DKI Jakarta, Ipih Ruyani memastikan akan memantau kondisi rusa. Dia membantah kalau rusa kondisinya memprihatinkan. "Kalau makanan justru tidak kekurangan. Karena dari 40 sudah menjadi 60 ekor, dan itu berarti ada perkembangan," katanya.

Sementara untuk pompa air yang tidak berfungsi, akan segera dilakukan pengecekan di lapangan. Begitu juga dengan kondisi kesehatan rusa. "Suku Dinas Pertanian dan Peternakan Jakarta Pusat yang menangani. Tapi kami segera mengecek kondisinya," katanya.

Melonjak Pengunjung Monas
Hari libur Nasional yang jatuh pada 16-17 Mei 2011 banyak dimanfaatkan masyarakat untuk berlibur ke Monumen Nasional (Monas). Mereka yang mengunjungi Monas bukan hanya warga Jakarta untuk sekadar jalan-jalan. Tapi juga rombongan sekolah yang datang dari luar kota untuk karya wisata.

"Kami rombongan dari kelas 2 SLTP 2 Kaliworo, Wonosobo, jumlahnya ada
168 orang, baru sampai Jakarta jam 7 pagi tadi. Setiap tahun kami
memang mengadakan karya wisata untuk mengenang sejarah masa lalu" ujar  Guru Pembimbing rombongan tersebut, Sunarji di Monas, Jakarta, 16 Mei 2011.
Sementara itu, Suparto, warga Ciledug, Tangerang mengungkapkan, Monas menjadi pilihan mengingat biayanya yang murah. Berlibur ke Monas hanya memerlukan sedikit  biaya.

"Tiketnya hanya Rp7500 untuk dewasa dan Rp3500 untuk anak-anak.
Kami datang ke sini dari jam 11.30 WIB, antre sudah 1 jam masih belum
masuk juga. Tapi kalau Monas masih antre berarti masih banyak yang
suka" tutur Suparto.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Monas, Yanti mengatakan, pengunjung Monas pada hari ini memang mengalami peningkatan hampir 50% dari hari biasanya. Di hari biasa, pengunjung Monas hanya berkisar 2000 orang . "Sampai pukul 13.00 WIB jumlah pengunjung mencapai 3.328 orang yang terdiri dari 938 pengunjung dewasa, 882 pengunjung anak-anak, dan 1.708 pengunjung rombongan," jelas Yanti. Sementara itu, arus lalu lintas di seputaran Monas terpantau ramai lancar.vivanews.com

RUSA TUTUL DI TAMAN MONAS TERANCAM KEHAUSAN POMPA AIR TAMAN RUSAK Pengunjung Monas Melonjak Harga Tiket Masuk Terjangkau, Monas Dijadikan Tempat Demonstrasi, Ayo Lihat Jakarta Pakai Teropong Monas.

Sunday, November 6, 2011

PEMERINTAH DKI JAKARTA SEDIAKAN 1250 TIKET DAGING KURBAN UNTUK WARGA | Daging Kurban Di Jakarta Dipastikan Aman Dari Antraks

Pemprov DKI Jakarta Bagikan Kupon Daging Kurban 1250 Kupan Kepada Warga
PEMERINTAH DKI JAKARTA SEDIAKAN 1250 TIKET DAGING KURBAN UNTUK WARGA | Daging Kurban Di Jakarta Dipastikan Aman Dari Antraks. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan membagikan 1.250 kupon daging kurban pada perayaan hari Idul Adha, Minggu (6/11/2011) mendatang. Mustahik pegawai non organik Balai Kota, masyarakat sekitar Balai Kota, dan penghuni panti sosial berhak atas kupon daging kurban ini.VIDEO BALI GEMPA 5,2 SR TERBARU 04 NOPEMBER 2011[FOTO] Gempa Ini Tidak Berpotensi Tsunami dan KEHORMATAN KENANGAN SIMONCELLI, CAPRIROSSI PAKAI NOMOR 58 SIMONCELLI MOTO GP VALENCIA 2011 | Marco Simoncelli Akan Dijadikan Nama Sirkuit (video Simoncelli).

"Sebanyak 23 kambing akan diserahkan hidup ke yayasan sosial dan lembaga keagamaan. Sementara sisanya akan dipotong di RPH Cakung," kata Kepala Unit Pelaksana Teknis Binroh Pegawai BKD Provinsi DKI Jakarta, Muhammad Hafiz, di Jakarta, Jumat (4/11/2011).

Kupon yang dicetak, ungkapnya, memang sebanyak 1.250 namun jumlah kantong daging kurban diperkirakan akan ada 1.730 kantong. Tiap kantong tersebut berisi daging seberat 1,5 sampai dua kilogram. "Sebanyak 1.000 kantong dibagikan ke pegawai non organik dan 250 kantong ke masyarakat. Sisanya dibagikan ke panti-panti sosial di sekitar Balai Kota," jelasnya

Sementara itu, pada hari yang sama Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, akan melaksanakan sholat Idul Adha di halaman Balaikota DKI Jakarta. Usai sholat Idul Adha, Foke, sapaan akrab Fauzi Bowo, akan melakukan penyematan atribut dan penyerahan secara simbolis hewan kurban kepada petugas pemeriksaan hewan. "Penyematan hanya simbolis, nantinya petugas akan memeriksa saat pemotongan hewan di masjid-masjid yang ada di Jakarta," imbuhnya.
Share

Dinas Kelautan dan Pertanian DKI Jakarta memastikan hewan kurban di Jakarta bebas penyakit antraks setelah dilakukan pemeriksaan di tempat-tempat penampungan hewan kurban di lima wilayah Jakarta sejak H-10. "Selain melakukan pemeriksaan fisik, kami juga mengambil sampel darah dari hewan kurban. Dari sampel yang diambil, semuanya aman dari antraks," kata Kepala Dinas Kelautan dan Pertanian DKI Ipih Ruyani ketika dihubungi wartawan, Jumat (4/11/2011).

Sebanyak 318 kurban diambil sampel darah dan semuanya dinyatakan aman dari penyakit antraks. Sementara dari pemeriksaan fisik yang dilakukan, pihaknya menemukan sejumlah hewan yang belum cukup umur.

Di Jakarta Timur ditemukan 36 sapi, 58 kambing, dan 1 kerbau belum cukup umur. Selanjutnya ditemukan juga 3 kambing sakit mata serta 22 kambing dan 7 sapi tidak nafsu makan. Untuk Jakarta Utara terdapat 3 sapi dan 1 kambing yang belum cukup umur. Kemudian 1 kambing sakit mata dan 1 kambing mengalami luka.

"Tiga wilayah lainnya, yakni Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Barat, tidak ditemukan hewan yang bermasalah. Untuk hewan yang tidak cukup umur, kami beri tanda dengan piloks. Tetap boleh dijual, tetapi tidak untuk kurban," kata Ipih.

Hingga 2 November 2011, tercatat jumlah hewan yang masuk ke Jakarta sebanyak 62.801 hewan. Rinciannya 10.769 sapi, 964 kerbau, 47.618 kambing, dan 3.450 domba. Adapun tempat penampungan yang sudah tercatat yakni sebanyak 964 lokasi.

"Hari ini masih dilakukan pemeriksaan. Pada hari H, kami juga lakukan pemeriksaan di tempat pemotongan, bukan di penampungan lagi," kata Ipih.kompas.com

PEMERINTAH DKI JAKARTA SEDIAKAN 1250 TIKET DAGING KURBAN UNTUK WARGA | Daging Kurban Di Jakarta Dipastikan Aman Dari Antraks, Santap Daging Kurban, Waspada Kena GERD!, Masih Banyak Hewan Kurban di Trotoar

Wednesday, November 2, 2011

MOBIL PARKIR DI BANDARA SOKARNO-HATTA HILANG | PT. Angkasa Pura Akui Masih Lemah Soal Keamanan Bandara

Foto Parkir Bandara Sokarno-Hatta Masih Lemah, Sejak Kasus Hilangnya Kendaraan Pribadi Di Bandara
MOBIL PARKIR DI BANDARA SOKARNO-HATTA HILANG | PT. Angkasa Pura Akui Masih Lemah Soal Keamanan Bandara. PT Angkasa Pura (AP) II, pengelola Bandara Soekarno-Hatta, mengakui kelemahan sistem pengamanan parkir di terminal yang dikelolanya.
Pengakuan dari Deputi General Manager Bandara Soekarno- Hatta Mulya Abdi itu berkaitan dengan kasus hilangnya tiga mobil yang parkir di bandara terbesar di Tanah Air tersebut dalam waktu satu hari.VIDEO ANAK TRISAKTI MENGHILANG NADIA DWI RAHMA (DEA) | Dea Diduga Hilang Bersama Pacar Membawa Uang SPP Kuliah dan TIPS AWET MUDA TANPA SUNTIK BOTOKS | Cara Merawat Wajah Agar Tetap Cantik Bugar.

”Kami mengakui memang ada kehilangan kendaraan. Namun, kami curiga pula ada skenario yang sudah dibuat begitu matang oleh para pencuri sehingga pihak keamanan parkir tidak mengetahui ada kendaraan yang keluar parkir. Jadi,walaupun dari data yang ada mobil masih ada di dalam, kenyataannya memang kendaraan itu tidak ada di area parkir,” ujarnya kepada wartawan kemarin.

Polda Metro Jaya juga menilai ada kelemahan dalam pengamanan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Baharuddin Djafar menunjuk seringnya kasus pencurian kendaraan di kawasan tersebut.

Sebelum kasus hilangnya tiga mobil Toyota Avanza, sejak Januari hingga September kemarin di tempat sama juga telah terjadi tiga kasus pencurian mobil dan satu kasus pencurian motor.Dengan fakta tersebut, Polda meminta pengelola bandara meningkatkan pengamanan dan menutup segala akses yang bisa mengundang timbulnya aksi kejahatan.

Baharuddin menandaskan, sistem pengaman bandara sangat khusus sehingga perlu ada penerapan terpadu antara pihak pengamanan internal dan kepolisian, khususnya Polres Bandara. ”Perlu ada peningkatan kualitas pengamanan, karena di bandara kan ada sistem khusus, mestinya pengamanannya juga berkualitas,”tuturnya.

Kriminolog Universitas Indonesia (UI) Muhammad Mustofa menandaskan, sebagai bandara terbesar di Indonesia, Bandara Soekarno– Hatta seharusnya dilengkapi teknologi canggih pendukung. Misalnya, kartu parkir tidak lagi menggunakan karcis biasa yang hanya memuat nomor pelat kendaraan, tapi menggunakan kartu chip.

”Kalau tidak sesuai,palang pintu tidak akan terbuka secara otomatis.” ”Dalam chip juga dilengkapi sidik jari dan identitas pemilik kartu sehingga lebih mudah mengetahui siapa pemilik kendaraan sebe-narnya,” ujar guru besar UI itu.

Selain menata sistem perparkiran, pihak bandara juga harus menertibkan lokasi. Pasalnya, banyak orang yang berada di bandara tidak dalam kapasitas melakukan penerbangan. Misalnya saja,banyaknya calo taksi ataupun tiket serta penjual pulpen dan parfum.

”Memang ini tidak bisa lepas dari struktur sosial. Mereka juga tidak bisa hanya dengan dilarang saja. Harus ada penataan yang tepat dan kapasitas mereka di bandara jelas tidak pada kepentingan melakukan penerbangan,” ujar Mustofa. Seperti diketahui, tiga mobil dilaporkan hilang dalam waktu sehari, di tempat parkir di terminal IA, IB, dan IC.

Berdasar penelusuran di lapangan, diduga sindikat pencuri memanfaatkan jalan tikus untuk keluar dari lokasi parkir. Jalan tikus yang dimaksud adalah jalur keluar dari lokasi parkir tanpa melintasi pos parkir untuk keluar.PT Angkasa Pura II diduga lupa menutup kembali jalan tersebut dan hanya menggunakan batu untuk menutupnya.

Kombes Pol Baharudin Djafar meminta semua unsur yang bertugas di bandara mestinya menyiapkan pengamanan yang spesial sehingga bisa mengantisipasi segala macam jenis pencurian. ”Itu wajahnya Jakarta atau Indonesia, jadi mestinya dijaga dengan baik,” tukasnya.

Dia berharap, pihak pengamanan bandara bisa berkoordinasi secara baik dengan Polres Bandara sehingga bisa memperkecil ruang gerak para pelaku kejahatan. Selain itu, pihaknya juga meminta pengelola untuk menutup segala akses yang dinilai bisa menjadi celah para pelaku kejahatan beraksi.

Hingga kemarin, pihak pengelola dan aparat belum bisa mengungkap sindikat di balik pencurian tersebut. Mulya Abdi mengatakan, pihaknya sedang melakukan investigasi atas kehilangan kendaraan tersebut. Namun dia optimistis pelaku segera terungkap karena indikasi kehilangan kendaraan itu sudah diungkapkan Polres Bandara Soekarno–Hatta melalui rekaman CCTV yang ada.

”Modusnya kelihatan sangat terencana matang. Saat ini sedang dilakukan investigasi oleh polres.Indikasi pencurinya sudah ada bayangan dan sedang dilakukan pengejaran,” katanya. Selain lewat CCTV, Polres Bandara Soekarno-Hatta juga tengah memeriksa sejumlah petugas yang menjaga saat kendaraan hilang.

”Harapan kami tidak ada petugas yang terlibat dalam proses pencurian ini. Kalaupun ada keterlibatan petugas,jelas manajemen tidak pernah memberi ampun.Kami bukan hanya memecat, tapi juga akan memprosesnya secara hukum,”tegasnya.

Mulya Abdi lantas menuturkan, pihaknya sebenarnya baru saja melakukan penataan sistem perparkiran, di antaranya menempatkan petugas di sejumlah pos pintu masuk dan keluar. Pihaknya juga sudah menambah hingga 30 personel jaga yang akan mengamankan secara bergiliran di terminal 1 dan 2.

Sayangnya,kendaraan yang hilang saat itu memang berada di parkir umum dan bukan di parkir inap khusus yang sudah disiapkan pengelola bandara. ”Sebenarnya pemilik juga salah. Ke depan kami harapkan, kalau ada penumpang yang mau meninggalkan kendaraannya harus menempatkannya pada parkir inap. Karena kami sudah menyediakan tempat khusus,”ucapnya.

Untuk diketahui,biaya parkir di bandara sekali masuk di semua terminal Rp 4.000 per jam, sementara untuk parkir inap Rp 20.000 per 6 jam dengan biaya tambahan per jamnya Rp 2.000. Untuk parkir inap ada dua kali pendaftaran masuk di pintu pertama dan di pintu parkir inap. Adapun petugas pengamanan yang ditempatkan ada 42 orang untuk area umum dan area inap, ditambah 12 orang Brimob.

Sementara itu, Kapolres Metro Bandara Soekarno- Hatta, Kombes Pol Reynhard Silitonga menolak memberikan keterangan mengenai Toyota Avanza yang hilang secara bersamaan di wilayahnya itu. ”Kita masih memburu pelakunya,”terang Reynhard.sindonews.com

MOBIL PARKIR DI BANDARA SOKARNO-HATTA HILANG | PT. Angkasa Pura Akui Masih Lemah Soal Keamanan Bandara, Bandara Soekarno-Hatta Masih Lemah Terhadap Calo Tiket

Wednesday, October 26, 2011

KEMACETAN JAKARTA SEMAKIN PARAH SEMAKIN DIBIARKAN | 17 Strategi Baru Gubernur Fauzi Bowo Atasi Kemacetan Jakarta

Foto Kemacetan Jakarta Semakin Parah , 17 Rencana Gubernur Fauzi Bowo Atasi Macet Jakarta
KEMACETAN JAKARTA SEMAKIN PARAH SEMAKIN DIBIARKAN | 17 Strategi Baru Gubernur Fauzi Bowo Atasi Kemacetan Jakarta. Pemerintah tidak memiliki langkah kongkrit menghadapi kondisi buruknya manajemen sistem transportasi dan kemacetan di Jakarta. Pembiaran ini diduga kuat karena lobi kepentingan industri otomatif. Anggota Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menjelaskan tidak ada political will yang kuat mengatasi masalah transportasi publik dan kemacetan. Baik pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi DKI Jakarta sengaja membiarkan masalah kemacetan dan buruknya transportasi.NOKIA LUMIA 800 RESMI DIPASARKAN | Spesifikasi Harga Nokia Lumia 800 | Nokia Lumia 800 Berbasis Windows 7,5 (Mango) dan PILGUB BANTEN 2011 ATUT-RANO KARNO MENANG TELAK | Aburizal Beri Ucapan Selamat Kepada Atut | Pilgub Banten Banyak Kecurangan.

"Saya sangat curiga ada kekuatan lobi industri otomotif untuk tidak menjalankan kebijakan mengatasi transportasi dan kemacetan di Jakarta," terangnya kemarin. Tulus mencontohkan kebijakan 17 langkah wakil presiden mengatasi kemacetan tidak digubris sedikit pun.

Sejak didengungkan tahun lalu, Tulus melihat, tidak ada satu pun dari kebijakan tersebut yang dilaporkan. "Tak ada satu pun progres terkait 17 langkah wapres, semuanya nol besar," ujar pria yang juga anggota Dewan Transportasi Kota Jakarta. Padahal, kebijakan ini satu-satunya wadah untuk menyelesaikan permasalahan kemacetan dan sistem transportasi di Jakarta. "Dari 17 poin tersebut tidak ada satu pun yang dilaporkan, alias rapornya merah," lanjut Tulus.

Tulus melihat mungkin saja ada yang sudah dijalankan tapi tidak dilaporkan. Tapi tetap saja dari matrik kegiatan 17 langkah mengatasi kemacetan di Jakarta tidak ada yang berjalan. "Itu artinya tidak ada upaya yang serius untuk menyelesaikan kemacetan dan buruknya transportasi umum," terangnya.

Padahal, bila terus dibiarkan kondisi kemacetan ini akan semakin parah hingga pada titik stagnan. Kebijakan ini tidak berjalan bukan karena masalah kurangnya anggaran, karena pemerintah provinsi memiliki anggaran besar untuk membangun jalan tol dan jalan layang.

"Artinya dana ada, tapi kemauan menyelesaikan masalah kemacetan yang tidak ada," lanjutnya. Tulus pun semakin kuat melihat indikasi intervensi industri otomotif untuk melancarkan pembangunan jalan. Padahal kebijakan ini hanya dinikmati pemilik kendaraan pribadi.

Ketua Komisi B (Transportasi) DPRD DKI Jakarta Slamet Nurdin menjelaskan kegagalan pelaksanaan program 17 langkah wakil presiden mengatasi kemacetan adalah karena kurangnya dorongan. “Memang tidak ada sanksi, ini hanya masalah gentle agreement,” ujarnya.

Slamet menilai kurangnya keseriusasan pemerintah pusat dalam mendukung penanggulangan kemacetan dan tranpostasi di Jakarta. Ego sektoral seringkali menjadi penghalang suatu implementasi kebijakan, sedangkan dorongan dari pemimpin juga tidak ada.

Seperti rencana Loop Line (kereta lingkar Jakarta )yang rencananya bagus tapi terhadang ego sektoral dimana PT KAI tidak mau berkolaborasi dengn DKI Jakarta. Sementara ERP juga tersangkut di Kementrian Keuangan. “Lagi-lagi ego sektoral membuat rencana-rencana tidak jalan, kuncinya ada pusat,” tegas Slamet. Kendala ini tidak aka nada kalau semua pihak sepakat melihat Jakarta sebagai wajah Indonesia.

Pemerintah juga bahkan seharusnya membuat tim ad hoc yang fokus dalam penanggulangan transportrasi. Bahkan kalau perlu dibuat Kementrian Metropolitan untuk implementasi kebijakan pemerintah pusat secara tepat dan cepat. Seperti terkait penuntasan masalah disparitas harga BBG antara Pertamina dengan Pemda DKI Jakarta untuk masalah armada busway. ”Lagi-lagi tersandung masalah ego sektoral,” tandasnya.

Berdasarkan analisis Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4), kerugian akibat kemacetan mencapai Rp12,8 trilun per tahun. Karena itu segera dirumuskan 17 jurus untuk mengatasi kemacetan di Jakarta.

Kerugian itu antara lain disebabkan biaya operasional kendaraan dan stres yang dialami masyarkat yang setiap hari terjebak kemacetan. Kecepatan rata-rata kendaraan di Jakarta hanya mencapai 8,3 Km per jam, jauh di bawah standar pelayanan minimum 20 kilometer per jam. Padahal, di daerah Depok, Tangerang dan Bekasi masih 30,5 kilometer per jam.

Padahal UKP4 memperkirakan, jika tidak ada penanganan serius, Jakarta akan macet total pada tahun 2012 atau dua tahun lebih cepat dari perkiraan sebelumnya.

Untuk mengatasi hal itu, pemerintah telah memutuskan 17 langkah strategis untuk dijalankan pemerintah pusat dan pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten.

Keputusan tersebut diambil dalam rapat di kantor Wakil Presiden 2 September tahun lalu, yang dihadiri antara lain oleh Menteri Perhubungan Freddy Numberi, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, Kepala Bappenas Armida Alisjahbana dan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo. Ke-17 strategi itu adalah:

1. Percepatan pemberlakuan electronic road pricing (ERP)
2. Sterilisasi jalur Busway

3. Pemprov DKI Jakarta mereview perda parkir

4. Biaya perbaikan jalan yang bersifat multy-years contract

5. Menambah 2 jalur Busway menjadi 10 jalur tahun ini dan 2 jalur tambahan tahun depan.

6. Sinkronisasi harga gas untuk transportasi dan pembenahan stasiun pengisian.

7. Revitalisasi restrukturusasi bus kecil yang banyak namun tidak efisien. Pemerintah mengupayakan mereka beralih menjadi bus besar yang kapasitas angkutnya lebih banyak.

8. Kereta Api dioptimalkan ada re-routing dan peningkatan pelayanan dan tambahan gerbong di rute yang padat sehigga bisa mengangkut 3 juta orang per hari.

9. Polisi menertibkan angkutan liar.

10. MRT Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia dimulai konstruksinya tahun 2011, melanjutkan pembangunan monorail dan percepatan pembangunan jalur kereta api Manggarai-Cengkareng.

11. Membentuk otoritas transportasi Jabodetabek

12. Merevisi rencana induk transportasi terpadu di Jabodetabek

13. Proyek double track ke Cikarang akan ditambah.

14. Mempercepat pembangunan proyek pembangunan jalur kereta lingkar dalam yang akan diintegrasikan dengan sistem transportasi Jakarta.

15. Membangun 6 jalan tol layang tambahan.

16. Pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan mengatasi penambahan jumlah kendaraan dengan mengatur penggunaan kendaraan.

17. Menyediakan lahan park and ride di dekat stasiun kereta api untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan masyarakat beralih ke kereta api. Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi akan menyurati Gubernur Banten, Gubernur Jawa Barat dan Gubernur DKI Jakarta mengenai hal tersebut.okezone.com

KEMACETAN JAKARTA SEMAKIN PARAH SEMAKIN DIBIARKAN | 17 Strategi Baru Gubernur Fauzi Bowo Atasi Kemacetan Jakarta, Koridor Busway Transjakrta Akan Ditambah

Friday, October 21, 2011

PUNGUTAN LIAR DI TILANG OKNUM POLISI FOTO MUKANYA CARI TAU NAMANYA | Ajak Damai Ujung-Ujungnya Duit Oknum Polisi Saat Di Tilang(Pungli)

Foto Pungli Oknum Polisi Saat Kena Tilang Semakin Marak
PUNGUTAN LIAR DI TILANG OKNUM POLISI FOTO MUKANYA CARI TAU NAMANYA | Ajak Damai Ujung-Ujungnya Duit Oknum Polisi Saat Di Tilang (pungli). Ulah oknum polisi yang melakukan pungutan liar (pungli) pada saat menertibkan pengguna jalan yang melanggar lalu lintas masih saja terjadi.Baru-baru ini, di Depok, aksi pungli bahkan mewarnai razia kendaraan berdalih Operasi Patuh Jaya (OPJ) yang digelar Polres Depok sepekan ini. Oknum Polantas Polres Depok yang nakal, menilang para pengendara motor yang tak menyalakan lampu di siang hari, namun ujung-ujungnya meminta uang damai.VIDEO DETIK DETIK KHADAFI TEWAS [YOUTUBE] | Kata Terakhir Khadafi Sebelum Tewas | Penguburan Khadafi Ditunda dan FOTO VIDEO PASHA UNGU PELUK WARIA [YOUTUBE] | Pasha 'Ungu' di Antara Dua Perempuan | Video Klip Terbaru Ungu Digarap Sutradara Asal Bangkok.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Baharuddin Djafar menyatakan aksi oknum polisi tersebut tidak dapat dibenarkan."Penindakan boleh, tapi menerima uang itu tidak boleh," katanya saat dihubungi okezone, Jumat (21/10/2011) malam.Menurut Baharuddin, masyarakat yang melihat apalagi mengalami sendiri aksi pungutan liar itu hendaknya mengadukan oknum polisi yang bersangkutan kepada institusi kepolisian.

Hal ini dikarenakan pihak kepolisian tidak dapat sepenuhnya memantau ulah anak buahnya di lapangan. Masyarakat, tegasnya, juga diharapkan tidak membiarkan budaya pungli tumbuh subur dengan mengabulkan pungutan dan memberikan duit kepada polisi.

"Kalau menemui seperti itu, ambil gambarnya dan catat namanya lalu adukan, akan kami proses," tandasnya.
Berhati–hatilah jika anda melintasi Kota Depok. Patuhi betul aturan lalu lintas jika anda tak mau ditilang, atau merogoh kocek besar untuk damai di tempat dengan petugas Polantas..

Razia kendaraan dengan dalih Operasi Patuh Jaya (OPJ) yang digelar Polres Depok dalam sepekan ini diwarnai pungutan liar (pungli). Pungli atas pelanggaran tersebut dilakukan oleh oknum Polantas Polres Depok yang nakal.

Mereka menilang para pengendara motor yang tak menyalakan lampu di siang hari, namun kemudian meminta damai. Seperti yang dialami Angga (17) pelajar SMA di Depok.
Angga yang diberhentikan polisi di Jalan Nusantara Raya diminta uang damai sebesar Rp100 ribu jika tak ingin ditilang. Akhirnya Angga pun pulang dan kembali lagi untuk menyerahkan uang Rp100 ribu ke polisi tersebut.

Hal serupa juga dialami seorang tukang ojek di kawasan Simpangan, Depok. Tukang ojek tersebut diberhentikan karena penumpangnya seorang guru SD dan tak memakai helm. Karena terburu-buru akhirnya ia ditilang dan menyerahkan uang Rp30 ribu.

Pungli lainnya dialami Chair, karyawan surat kabar media lokal. Chair diberhentikan oleh polisi di pertigaan Dewi Sartika karena tidak menyalakan lampu.“Polisinya bilang mau ditilang atau diselesaikan saat ini juga. Polisi itu minta uang Rp50 ribu. Saya lagi enggak punya uang dan akhirnya ditilang,” tutur Chair.

Korban oknum polisi nakal lainnya yakni Senan (17), pelajar SMA di Depok yang ditilang karena tidak menyalakan lampu di depan ITC Margonda Depok juga dimintai uang Rp 50 ribu jika ingin damai. Karena tidak punya uang, Senan pun memilih ditilang.

Sesuai aturan yang berlaku jika polisi menilang pengendara dengan memberikan surat bukti pelanggaran lalu lintas tertentu tilang berwarna merah maka si pengendara membayar denda tilang di Pengadilan Negeri Depok. Namun kenyataannya para pengendara yang ditilang tersebut dapat membayar denda di Polresta Depok. Para pengendara itu dikenai satu pasal Rp75 ribu hingga Rp100 ribu.Sementara itu Kasat Lantas Polresta Depok, Kompol Ristu Samudro tak mau menemui wartawan saat para wartawan ingin meminta keterangan terkait ulah oknum polisi tersebut.okezone.com

PUNGUTAN LIAR DI TILANG OKNUM POLISI FOTO MUKANYA CARI TAU NAMANYA | Ajak Damai Ujung-Ujungnya Duit Oknum Polisi Saat Di Tilang (pungli), Kena Tilang Di Depok Ujung-ujung Duit, 80 Petugas Ketahuan Pungli Diperiksa Depkum HAM

PEMILIHAN GUBERNUR BANTEN 2011 SERENTAK DIMULAI | Pilgub Banten Sabtu 22 Oktober 2011| Hasil Survey Penghitungan Suara Sementara Pilgub Banten 2011

Foto Pilgub Banten 2011 ,Survey Hasil Penghitungan Suara Sementara
PEMILIHAN GUBERNUR BANTEN 2011 SERENTAK DIMULAI | Pilgub Banten Sabtu 22 Oktober 2011| Hasil Survey Penghitungan Suara Sementara Pilgub Banten 2011. Calon Gubernur Banten yang juga Wali Kota Tangerang, Wahidin Halim mencoblos di TPS 2, Pinang, Kota Tangerang, Banten.Wahidin memberikan suaranya ditemani, sang istri Hj Niniek Nuraini dan cucunya. Dia tiba TPS sekira pukul 07.50 WIB.Adik mantan Menteri Luar Negeri Hasan Wirajuda itu pun tak banyak bicara usai memberikan suaranya. Dia juga tak bisa memprediksi peluangnya untuk menjadi Gubernur Banten.[FOTO] SAMPAH ANTARIKSA JATUH DI INDONESIA 22 OKTOBER 2011 | Sampah Antariksa Jatuh di Papua Dan Pasifik, Berbahayakah? Dimana? dan VIDEO DETIK DETIK KHADAFI TEWAS [YOUTUBE] | Kata Terakhir Khadafi Sebelum Tewas | Penguburan Khadafi Ditunda.

"Bagaimana bisa menang, saya dikerjai terus," ujar Wahidin kepada okezone, usai memberikan hak suaranya, Sabtu (22/10/2011).Usai nyoblos, Wahidin yang berjalan pulang sambil menggendong cucunya dan langsung kembali ke rumahnya, di Jalan H Djiran, No 1, Rt 02/01, Pinang, Kota Tangerang.

Hari ini, sebanyak 7 juta rakyat Banten, memberikan hak suaranya dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten 2011. Seluruh sekolah mulai tingkat SD, SMP, dan SMA diliburkan. Tidak ada kegiatan belajar mengajar. Para pekerja pun demikian. Mereka tumpah dalam pesta 5 tahunan. Sebanyak 7 juta rakyat Banten, hari ini akan merayakan pesta demokrasi. Mereka siap memberikan hak suaranya dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten 2011.

Harapan akan masa depan Banten yang lebih baik pun tersirat dalam benak. Mereka berbondong-bondong keluar rumah menuju Tempat Pemungutan Suara (TPS). Memberikan hak politiknya.Seluruh sekolah mulai tingkat SD, SMP, dan SMA diliburkan. Tidak ada kegiatan belajar mengajar. Para pekerja pun demikian. Mereka tumpah dalam pesta 5 tahunan.

Hari ini, nasib rakyat Banten lima tahun ke depan dipertaruhkan. Ada tiga kandidat yang memperebutkan kursi panas dan siap memikul beban memajukan Banten ke depan. Terdiri dari pasangan nomor urut 1, Ratu Atut Chosiyah-Rano Karno, nomor urut 2 Wahidin Halim-Irna Narulita dan pasangan calon nomor urut 3, Jazuli Zuwaini-Jakki.

Ketua KPU Kota Tangerang, Syafril Elain mengatakan total pemilih di Provinsi Banten sekitar tujuh juta orang. Terdiri dari pemilih muda dan tua. Sedang di Kota Tangerang, total pemilih berjumlah 1.119.000 orang.okezone.com

PEMILIHAN GUBERNUR BANTEN 2011 SERENTAK DIMULAI | Pilgub Banten Sabtu 22 Oktober 2011| Hasil Survey Penghitungan Suara Sementara Pilgub Banten 2011, Calon-calon Pasangan Gubernur Banten 2011